Selasa, 30 Januari 2018

menurut ku akhir-akhir ini begitu melelahkan, aku bingung harus bahgia namun sedih sekaligus, kamu tau lelaki yang sering kuceritakan setahun lalu.akhirnya dari semu sikapnya ku temukan jawaban nyata, dia tak pernah menyukaiku, dia hanya mengaggap ku teman baik, dia hanya menggapku rekan dari segala atensi nya ini tak adil bagiku entah kenapa siisi hatiku menjerit begitu, dia tak pernah mencintaiku, jangan kan cinta  suka nyatanya tidak, sederhana ingin ku mendengar bahwa dia menyukaiku, meskipun sebuah kebohongan namun seutuhnya aku tidak bisa membenci dia, karna hadirnya menyenangkan ku, aku pernah punya list punya daftar keinginan sama seperti yang lainnya dan dia ada sudah memenuhi daftar itu, menurut ku itu cukup aku harusnya tidak meminta lebih dari apa yang bs kudaptkan aku harusnya tak kembali mengingikan apa yang seharusnya bukan untuk ku , aku tak mengerti sedih ku untuk apa kecewa ku untuk siapa, aku kecewa pada keadaan ku. kenapa tuhan kali ini pun aku seperti ini saama lagi. tidak adakah cinta yang mencitaiku haruskah aku menunggu lagi?

dari dulu mereka yang ku sukai tak satupun melihat kearah ku, aku ingin mencintai yang normal yang berjalan semestinya tidak hanya aku yang sendiri aku sendiri lagi, aku sadar baik dan tulus saja tidak berguna,

kali ini sama aku hanya bisa mengatakan semoga kamu baikbaik saja dan semakin bahagia..

Jumat, 26 Januari 2018

untuk sesaat aku ingin waktu berhenti. berhenti sebentar saja. aku ingin terlihat seperti ini sebentar saja lebih lama, tapi waktu menempati janjinya ia tak pernah lebih lama atau lebih cepat , dia berputar sesuai porosnya. dan saat ini sepetinya aku ingin tenggelam sesaat nya bersaama waktu, bawa aku menghilang sebentar saja.

tidak bisa ku urai satu-satu lebih jelas bgaimana aku , lega yang menghantam terasa sesak disini. aku tau hari ini pasti terjadi kenyataan ini pastiii akan aku alami, merangkul ku tidak akan membuat aku lebih baik yangselalu kutakutkan adalah berbalik arah lagi jadi,

sulit sekali mendengar sulit sekali menerima bahwa hatimu tak sama.
kuyakini aku baik tapi aku tau aku tidak pernah baik.

aku mencintaimu dengarkan saja, sisanya urusanku, jangan tanya kenapa tapi rasa tahu diriku dan malu ku lebih besar.