Minggu, 09 Juni 2019

aku diam....
bukan berrarti tidak patah, aku diam berusaha menyembunyikan apa yang hati ku rasakan sesungguhnya, aku memilih diam karena ku pikir dengan diam rasa sakit itu bisa ku atasi, aku ingin menutup nya dengan senyum tapi taukah kamu, aku ingin menyandarkan diri mennagis sejadinya mengatakan bahwa aku tidak baik baik saja, aku kembali ditinggalkan cinta yang tak pernah mencintaiku.
aku tau Tuhan tak pernah meninggalkan aku, ku berlari padanya, pada gelapnya malam kemudian tersedu menahan sakit yang menghujam, disini iya disini sudut hatiku yang dalam.
aku mencoba, sudah mencoba menutupinya, aku tau aku hanya butuh waktu untuk menerima,
ku lihat bahkan sampai hari ini pun tak pernah ada iba dimatanya, tak pernah  ada sedikitpun aku dihatinya, tak pernah ada....
aku hanya  bayang bayang semu dan dia pasti hanya akan mengatakan temukanlah orang lain masih banyak yang lebih  baik tapi aku belum yakin bisa menemukannya, untuk berlalu dari cinta semu saja aku butuh bertahun-tahun bangkit menemukan yang lain,..
sekarang ini aku yakini saja bahwa alloh yang maha baik telah tentukan takdir nya untuk ku, aku hanya akn terus meminta, sekarang aku hanya akan menyibukan diri pada pekerjaan, dan kehidupan ku, aku hanya akan membagi senyum, bertahan sekuat karang, menyimpan tangis hanya dalam gelapnya malam

biarkan dia meninggalkan ku, tapi jangan orang orang terdekat ku dan Tuhan ku...
yang ku punya hanya tersisa itu...

Jumat, 07 Juni 2019

Kualifikasi....

Mungkiin aku jauh dari kata memenuhi standar dan keinginan mu, meskipun telah aku coba menjadi yang paling terbaik dalam versiku, ku tau kamu pada akhirnya memilih seseorang yang paling ideal menurut pandangan mu, mungkin dari sisi pendidikan, kecantikan,agama, akhlak, dan tentunya jauh dari aku.
mungkin dulu yang aku lakukan untuk mu bukanlah apa apa, hingga tak pernah sedikitpun hati mu tersentuh dan kalah karena datang nya dia, iya dia..
dari dulu harusnya aku tau dan sadar bahwa aku tak pernah berarti untukmu, tapi aku sellu berdiri tegak di belakang mu, 
aku cuma punya keyakinan tapi kemudian salah dan hancur tanpa sisa
mengenalmu membuat aku merasakan sakit yang tidak bisa aku jelaskan, dengan bertemu kamu aku belajr ikhlas mencinta tanpa harapan, berkorban tanpa batas.
sekarang kucintai kau dalam malam gelap, dalam diam dan dalam kepasrahan kepada sang Maha Cinta,
tapihati taukah kamu aku ingin sekali mengutuk dia, tapi rasanya tak sanggup. aku ingin dia rasakan dahulu bagaimana aku hancur..
biarlahhh kututup cerita ini dengan doa, Tuhan kuatkan aku, bahagiakan aku, ikhlaskan hati,

biar dia memilihnya,,,,,dan aku hilang tenggelam..
Bagaimana aku melepaskan mu?


Bagaimana aku melepas kan mu sedang bayang mu masih begitu pekat, meski aku belari menjauh tenggelam dalam ribuan pikiran lain.tapi kau tau pasti aku masih sulit. 
aku pinta pada Tuhan agar melepaskan aku dari bayang tentang mu.
namun bagaimana aku lupa tiap kehangatan genggaman tangan mu, meskipun ilusi bagimu, tapi sangat nyata untuk ku, tangan hangat mu yang merengkuh ku di tengah keramaian berjalan dengan kesederhanaan yang membahagiakan, 
namun pada akhirnya ini kah yang harus aku ketahui, ini kah yang harus aku dengar ketika kamu akhirnya menemukan pasangan mu,menemukan jodoh untukmu, sampai akhir apakah perasaan ini memang hanya untuk ku sendiri?
oh Tuhan aku pasti sudah banyak berdosa, aku mencintai hambamu melebihi cinta ku yang seharusnya hanya untuk mu.
masih lekat betul dalam ingatan ketika hangat tangan mu menyetuh jemari ku, merangkul bahu ku, menyuapi ku dengan makanan yang dari tangan mu kurasakan kebrsyukuran lebih dalam karrena rasa makanan itu begitu menghangatkan ku.. aku harus bagaimana menghapus semua kenangan itu..

beri tau aku untuk ikhlas melepas, beritahu aku untuk menjadi lebih tabah,
kali ini? kali ini masihkah sama?
beritau aku bahwa kan kutemukan yang akan membahagiakan aku tanpa jeda, 
aku ingin meluruhkan seluruh perasaan ini agar tenang pada akhirnya meski tak bersamamu dan kamu akhirnya kuterima dengan yang lain

terimkasih pernah ada, terimakasih pernah disini menyentuh hati ku, menghangatkan jiwa ku, dan ahirnya tak pernah memilihku....

Berbahagialah.....................................