Pada akhirnya...
aku bukanlah sosok yang kamu ingini, dengan segala kurangku dan lebih ku karena pada akhirnya kamu sekarang telah temukan wanita terbaik yang tepat untuk mendampingi dan melengkapi bahagia mu.
aku tidak bisa berbohong sulit sekali pada awalnya untuk bisa ikhlas, dan kembali tersenyum mengatakan bahwa aku benar benar baik baik saja.
biarkan aku jadi bagian dari seperesekian persen kisah hidupmu setidaknya aku pernah melakukan yang paling terbaik yang bisa aku lakukan,
aku bangga pada diriku yang pada akhirnya mampu melepas harap tentang mu.
biarkan tempat itu menjadi kenangan, bagaimana aku pernah berjuang untuk membuat senyum mu merekah untuk membantu sulitnya hidupmu,
biarkan jadi seperti ini agar kamu dan aku mudah, mudah untuk tidak saling bertatap kembali,
Tidak pernah ada harapan untuk bisa kembali dengan mu.
Pada akhirnya selamat bahagia ini adalah ucapan tertulus untuk semua luka untuk semua hal yang telah kumaafkan. untuk kamu yang bahkan tidak pernah berucap maaf selain selamat tinggal.
Maaf pernah hadir dihidupmu, dari kesekian rasa sakit dan pilu yang kau berikan terimakasih pernah ada membuat hidup yang hanyahitam putih ini berwarna meski kemudian kelabu,
ini adalah tenatang aku yang pernah benar jatuh hati pada seseorang setelah sekian lama tidak menyebut seseorang yang istimewa.
aku bertemu dengannya pada awal tahun 2017
saat itu adalah kegiatan KKN di kampus kami.. aku tidak pernah berpikir akan sedekat itu dengan dia namun sikap nya yang hangat, yang tegas, yang beprinsip meluluhkan aku yang keras kepala, di dirinya ku temukan sosok yang luar biasa penegertian memehami aku dan menjadi seperti sosok kaka dalam hidupku,
hingga ia ku tahu sudah memiliki wanita disiisinya..
to be continued