Selasa, 22 Desember 2015
dalam hidup aku hanya berprinsip... berbuat baik saja skalipun ereka yang kamu bantu mungkin akan menegecwakannmu. percayalah prinsip kebaikan adlah siapa yang menanam dia lah yang menuai.. aku hanya ingin berbuat kebaikan agar suatu saat nanti kebaikan itu menemani kegelapan yang akan menemani hidup kekal ku.. sekalipun banyak yang tidak menyukai ku toh dalam hidup begiuah hukumnya... sebaik apapun kamu ttetap akan ad yang tidak menyukai dan seberusaha apapun kamu menjadi yang mereka inginkan tetapp kamu tidak isa memenuhi setiap keninginan mereka. hidup mu bukan hnya tentang mereka tapi tentang kebahgaaan mu sendiri....
Rabu, 04 November 2015
entah perasaan suka atau hanya sekedar kagum oleh sosok nya....
aku mulai memperhatikan dia, berharap bisa selalu meelihatnya walau sebentar, dia yang karna nya aku mulai melupakan seseorang yang sangat aku harapkan sampai saat ini.. cinta pertama yang tak pernah bisa aku miliki. aku mulai melupakan keinginan keinginan gila ku untuk bersama cinta pertaama ku.. itu karna dia , sosok nya yang diam entah kenapa membuat aku menjadi memikirkannya, aku belum yakin spenuhnya tentang apa yang aku rasa. karna dia pun tak jauh bedanya seperti cinta pertama ku, yang mungkin tak pernah melirik ku, tak memiliki rasa yang sama terhadap ku sekalipun hanya perasaaan kagum, aku tau setiap manusia diciptkan unik dengan keistemwaan nya. aku hanya perempuan biasa tanpa kecantikan yang mempesona, tanpa kepopuleran. aku hanya perempuan biasa dengan segala keterbatasan.
aku juga ingin disukai terlebih dari orang yang juga aku sukai. kau tau 7 tahun ya hampir 7 taun aku menungggu cinta pertama, yang entah sekarang dimana dan bagimana, selama 7 taahun au bertahn dengan perasaan sendiri, kau tau rasa nya ditolak ,tak diingini. tapi aku bertahan dengan perasaan bodoh 7 tahun itu, aku ingin seperti wanita lain , merassa dicintai.... tapi mungkin wktu yang belum tepat untuk ku,.....kadang aku berpikir kenapa aku, perasaaan ku tak pernah bisa terbalas saat ini.. bukan sosok pacar atau kekasih yang kuingini sekarang tapi sosok teman yang yang memiliki rasa sama seperti ku, mendukung setiap lagkah ku, disampingku sampai kami siap berkomitmen menjalani hidup berdua.
iyaa semua ditakdirkan berpasangan, dan semua sudsah tertulis di lauhul mahfuz, entah siapa nanti jodohku, entah dia, kamu atau yang lain. aku akan lebih bersabar menunggu setiap waktu bagian ku, menguat kan diri dari godaan yang membuat aku goyah dan terlarut pada perasaan sakit.
aku mulai memperhatikan dia, berharap bisa selalu meelihatnya walau sebentar, dia yang karna nya aku mulai melupakan seseorang yang sangat aku harapkan sampai saat ini.. cinta pertama yang tak pernah bisa aku miliki. aku mulai melupakan keinginan keinginan gila ku untuk bersama cinta pertaama ku.. itu karna dia , sosok nya yang diam entah kenapa membuat aku menjadi memikirkannya, aku belum yakin spenuhnya tentang apa yang aku rasa. karna dia pun tak jauh bedanya seperti cinta pertama ku, yang mungkin tak pernah melirik ku, tak memiliki rasa yang sama terhadap ku sekalipun hanya perasaaan kagum, aku tau setiap manusia diciptkan unik dengan keistemwaan nya. aku hanya perempuan biasa tanpa kecantikan yang mempesona, tanpa kepopuleran. aku hanya perempuan biasa dengan segala keterbatasan.
aku juga ingin disukai terlebih dari orang yang juga aku sukai. kau tau 7 tahun ya hampir 7 taun aku menungggu cinta pertama, yang entah sekarang dimana dan bagimana, selama 7 taahun au bertahn dengan perasaan sendiri, kau tau rasa nya ditolak ,tak diingini. tapi aku bertahan dengan perasaan bodoh 7 tahun itu, aku ingin seperti wanita lain , merassa dicintai.... tapi mungkin wktu yang belum tepat untuk ku,.....kadang aku berpikir kenapa aku, perasaaan ku tak pernah bisa terbalas saat ini.. bukan sosok pacar atau kekasih yang kuingini sekarang tapi sosok teman yang yang memiliki rasa sama seperti ku, mendukung setiap lagkah ku, disampingku sampai kami siap berkomitmen menjalani hidup berdua.
iyaa semua ditakdirkan berpasangan, dan semua sudsah tertulis di lauhul mahfuz, entah siapa nanti jodohku, entah dia, kamu atau yang lain. aku akan lebih bersabar menunggu setiap waktu bagian ku, menguat kan diri dari godaan yang membuat aku goyah dan terlarut pada perasaan sakit.
Minggu, 18 Oktober 2015
in my birthday #happy 21st y.o
tidak bnyak memang yang aku semogakan.. ada orang orang terdekat saja sudah cukup, orang sepsial ? hahah aku rasa itu masih belum aku temukan sampai di umur 21 ini, bukan tentaang dy nanti yang mungkin aku temukan. di ulang tahun ini aku meras tetap ada yang kurang, mereka 2 sahabat yang begitu aku rindukan , entah karna lupa atu mula tidak mengingat karna kesibukannya, ucapan yang aku tunggu dr mereka tak juga aku dengar.. aku tidak meminta kado , aku cukup bhgaia ketika kalian masih mengingat ku, mesikupn kita sudah jarang bertemu,, tapi sampai hari ini tidak aku temukan, persahbatan kita sanhgat manis kan dahulu,
tapi waktu memang telah merubha segalanya yang mulai pergi digantikan dengan merka yang sekarang adsa disamping ku.. terimaksih masih tetap bersama , Tuhan tolong jangan biarkan yang lainnya ikut pergi..
sahabat, yang selalu aku rindukan...
tidak bnyak memang yang aku semogakan.. ada orang orang terdekat saja sudah cukup, orang sepsial ? hahah aku rasa itu masih belum aku temukan sampai di umur 21 ini, bukan tentaang dy nanti yang mungkin aku temukan. di ulang tahun ini aku meras tetap ada yang kurang, mereka 2 sahabat yang begitu aku rindukan , entah karna lupa atu mula tidak mengingat karna kesibukannya, ucapan yang aku tunggu dr mereka tak juga aku dengar.. aku tidak meminta kado , aku cukup bhgaia ketika kalian masih mengingat ku, mesikupn kita sudah jarang bertemu,, tapi sampai hari ini tidak aku temukan, persahbatan kita sanhgat manis kan dahulu,
tapi waktu memang telah merubha segalanya yang mulai pergi digantikan dengan merka yang sekarang adsa disamping ku.. terimaksih masih tetap bersama , Tuhan tolong jangan biarkan yang lainnya ikut pergi..
sahabat, yang selalu aku rindukan...
Selasa, 15 September 2015
Sekolah Dasar
aku bersekolah dislah satu SD yang ad adi dalam kampung dan lumayan cukupp jauh dari rumah, sebenranya ad SD yang lebih dekat namun kau harus menyebrang dan naik kendaraan , aku bertanya pada bapa kenapa aku tidak disekolahkan di sekolah sd yang itu yang lebih dekat dan lbh terkenal sama sepeti sepupuku yang lain, bapa cuma menawab "jangan disana banyak kendaran karna harus nyebrang" lalu aku hanya diam tanpa banyk komentar, ohya aku tidak masuk sekklah TK yang seperti biasa jenjang sekolah anak - anak , aku hanya mengikuti sekolah taman mengaji tapi aku diajarkan bagaimna membaaca , menulis dan mengaji , dan satu lagi nilai lebihnya itu krna sekolah TPQ lebih murah,
kembali ke Zaman ke sekolah daasar di sekolah sana tidak terlalu baik, awal masuk mama selalu ada mengantar ku sekolah , disana teman - teman ku awlny abaik sampai terbentuk akhir nya geng, prestasi sekolsah cukup baik setidaknya aku sellalu aada di 5 besar, itu semua berkat mama yang selau sabar membingbingku. bicara tentang geng , teman ku di SD membentuksuatu kelompok aku bukan bagian salh satu darinya, tapi emua teman teman sekelas takut dengannya hingga jika ia berkata jangan ada yang deket aatau temenin 1 oran itu maka sekelas pun tidak ada ynag mendekat , entah itu hnanya sebtas tegur sapa atua duduk sebangku. aku melwati msa itu, dan aku adlah salah stu ornag yang dijauhkan , merke datang hanya ketikas membutuhkan ku, membantu PR, menuliskan catatan pelajaran, Makanan , setelahnya aku pasti dijauhkan lagi olrh teman sekelas ku, mereka tidka akann menemani dsan meyapa ku jika aku tidak di temani oleh ketua geng tersebut, sendiri ,, yaa sendiri jajan makan belajr duduk,, sendiri, kadang aku suka berpikir apa salah ku hingga dijauhkan teman sekelas , mama yang paling sering dateng ke sekolah untuk menemui ketua geng tersbut untuk menadi teman ku, aku sering pulang kerumah mernagis dan mengadu padsa mama , kata - kata yang paling sering aku uapkan ," mama aku engga ditemenin..."setiap hari aku sekolah diantar maam jalan kaki terkadang diantar bapa dan juga bareng dengan om ku yang juga bersekolah disana , jika tidak ada om ku maka bapa dateng menjemputku, bapa tidak punaya kendaraan dia datnag dengan sepeda pinjman dari kaka nya, terkadang dia datang dengan berjalan kaki lalu menggendong ku smapai ke rumah , terlebih jika musim hujan tiba , jalanan arah ke sekolah banjir , bapa menganatar ku sekolah dan menggamblok ku, begitu setiap saat, terkadang aku rindu di gendong bapa haha tapi aku sadar aku bukan anak kecil dengan berat badan yang sekarang sudah berubah :D.
Jumat, 04 September 2015
Arti Min Sururi Anfusina
aku lahir pada tanggal 17 oktober 1994 dari keluarga kecil dan sederhana. begitu asing mengenal nama ku Min sururi anfusina? apa itu apa artinya kenapa namanya seperti itu, apa tidak ada nama lain yang lebih baik, bagaimna orang tua bisa memberi nama tersebut, nama itu seperti pembukaan di doa, nama yang unik .. begitu kira kira opini mereka yang mendengar nama ku. yang sampai sekarang terus kucoba pahami makna apa , kenapa namaku begitu , apa harapan yang dimunculkan orang tua ku hingga memberikan nama tersebut. arti pasti yang sampai sekarang aku belum mengetahui nya..
cerita ini bukan hanya tentang nama ku tapi bagaimana kisah yang aku lewati sampai sekarang, aku ingin menulis semuanya menjadi satu bagian kenangan.
sejak kecil begitu banyak yang aku alami. bapaku yang bekerja serabutan tanpa penghasilan yang tetap .dan ibu ku yang hanya seorang ibu rumah tangga , kehidupan kami yang sederhana bahkan akrab dengan apa itu kekurangan tapi mereka terus berusaaha dam mmebesarkan aku sampai hari ini.
masa kecil itu, aku merasakan bagaimana sulitnya . menginginkan sesuatu tapi aku bisa apa dengan keterbatasan yang kami miliki, ketika semua orang bisa membeli segala yang mereka inginkan aku hanya terpaku diam menahan segala ingin ku. aku hanya menginagt beberapa kejadian yang membuat ku selalu mengingat apa itu arti bersyukur , dulu ketika semua sodara yang sebaya dengan ku membeli jajanan permen coklat kacamata yang sedang popoler pada masa nya, dengan harga 500 perak namun aku tidak mamppu membeli nya ku utarakan keinginan ku pada mama lalu mama mencari koin koin yang dia dapatkan dari tempat yang penuh minyak, yang bias disebut tempat kerokan, dengan uang yang aku terima dari mama aku membeli permen tersebut dan ibu warung mengatakan padaku , "kenapa koin nya berminyak , bekas kerokan yah, aku hanya diam dengan tampang aga sinis ibu warung memberikan permen yang aku inginkan , oh saat itu aku merasa betapa sulitnya hanya ingin mendpatakan makanan itu, aku tau mama terkadang di dalam kamar dan di dalam tidurnya dia menangis diam - diam ,,aku tau mama ingin sekali memmnuhi permintaan permintaan kecilku tapi apa daya tidak ada yang mama punya saat itu. untuk makan saja sudah sangat pas pas an, aku tau bapa berusaha semampunya untuk terus membagiakan kami, memenuh segala kebutuhan segaala pekerjaan dia lakukan dari supir, kuli bangunan, dan pekerjaan lainnya hanya untuk menghidupi kami, tidak pernah aku lihat raut lelah dalam wajahnya, tidak ada keluh kesah yang aku dengar mereka selalu berusaha memberikan dan memenuhi segala kebutuhan ku,saat itu walaupun banyak yang tidak aku pahami tapi apa yag aku lihat masih bisa aku ingat sampai sekarang , melihat merkea teman tmean sepupu ku yang lebih mudah mendaaptakan apa yang merkea mau ,bahkan ketika lebaran tiba aku tau mama tidak penrah memikirkan dirinya dia hanya memikirkan dan memberikan baju untuk aku agar bisa sama dengan teman teman yang lain. dengan membantu berjualan gorengan setiap hari dan juga selama bulan ramadhan . aku ingat hadiah pertama yang begitu aku ingini boneka beruang warna silver , boneka yang sangat aku ingini ketika semua teman - teman ku memilikinya , dulu semasa kecil aku paling sering langganan ke klinik , karna ingin bonek tersebut aku ingat aku sampai sakit karna begitu ingin dan bapa aku tau uang yang dia punya tak seberapa tapi ia membelinya untuk ku. aku begitu iri melihat mereka yang mudah nya mendapatkan apa yang mereka ingini tapi aku lebih bersyukur karna orang tua ku dengan segla kertbatsan selalu berusaha memberikan yang terbaik untukku, tak pernah aku tau betapa lelahnya mereka , hingga aku masuk ke sekolah dasar...
cerita ini bukan hanya tentang nama ku tapi bagaimana kisah yang aku lewati sampai sekarang, aku ingin menulis semuanya menjadi satu bagian kenangan.
sejak kecil begitu banyak yang aku alami. bapaku yang bekerja serabutan tanpa penghasilan yang tetap .dan ibu ku yang hanya seorang ibu rumah tangga , kehidupan kami yang sederhana bahkan akrab dengan apa itu kekurangan tapi mereka terus berusaaha dam mmebesarkan aku sampai hari ini.
masa kecil itu, aku merasakan bagaimana sulitnya . menginginkan sesuatu tapi aku bisa apa dengan keterbatasan yang kami miliki, ketika semua orang bisa membeli segala yang mereka inginkan aku hanya terpaku diam menahan segala ingin ku. aku hanya menginagt beberapa kejadian yang membuat ku selalu mengingat apa itu arti bersyukur , dulu ketika semua sodara yang sebaya dengan ku membeli jajanan permen coklat kacamata yang sedang popoler pada masa nya, dengan harga 500 perak namun aku tidak mamppu membeli nya ku utarakan keinginan ku pada mama lalu mama mencari koin koin yang dia dapatkan dari tempat yang penuh minyak, yang bias disebut tempat kerokan, dengan uang yang aku terima dari mama aku membeli permen tersebut dan ibu warung mengatakan padaku , "kenapa koin nya berminyak , bekas kerokan yah, aku hanya diam dengan tampang aga sinis ibu warung memberikan permen yang aku inginkan , oh saat itu aku merasa betapa sulitnya hanya ingin mendpatakan makanan itu, aku tau mama terkadang di dalam kamar dan di dalam tidurnya dia menangis diam - diam ,,aku tau mama ingin sekali memmnuhi permintaan permintaan kecilku tapi apa daya tidak ada yang mama punya saat itu. untuk makan saja sudah sangat pas pas an, aku tau bapa berusaha semampunya untuk terus membagiakan kami, memenuh segala kebutuhan segaala pekerjaan dia lakukan dari supir, kuli bangunan, dan pekerjaan lainnya hanya untuk menghidupi kami, tidak pernah aku lihat raut lelah dalam wajahnya, tidak ada keluh kesah yang aku dengar mereka selalu berusaha memberikan dan memenuhi segala kebutuhan ku,saat itu walaupun banyak yang tidak aku pahami tapi apa yag aku lihat masih bisa aku ingat sampai sekarang , melihat merkea teman tmean sepupu ku yang lebih mudah mendaaptakan apa yang merkea mau ,bahkan ketika lebaran tiba aku tau mama tidak penrah memikirkan dirinya dia hanya memikirkan dan memberikan baju untuk aku agar bisa sama dengan teman teman yang lain. dengan membantu berjualan gorengan setiap hari dan juga selama bulan ramadhan . aku ingat hadiah pertama yang begitu aku ingini boneka beruang warna silver , boneka yang sangat aku ingini ketika semua teman - teman ku memilikinya , dulu semasa kecil aku paling sering langganan ke klinik , karna ingin bonek tersebut aku ingat aku sampai sakit karna begitu ingin dan bapa aku tau uang yang dia punya tak seberapa tapi ia membelinya untuk ku. aku begitu iri melihat mereka yang mudah nya mendapatkan apa yang mereka ingini tapi aku lebih bersyukur karna orang tua ku dengan segla kertbatsan selalu berusaha memberikan yang terbaik untukku, tak pernah aku tau betapa lelahnya mereka , hingga aku masuk ke sekolah dasar...
Senin, 24 Agustus 2015
Tuhan Begitu baik
Begitu banyak keluh kesah yang selalu aku ucapkan, begitu banyak rasa tidak bersyukur yang aku rasakan. tapi ternyata nikmat Mu begitu banyak. Kasih dan pertolongan Mu tak pernah henti menghampiri aku. Banyak yang sllu aku pertanyakan ya Allah knp harus begini kenapa begitui kenapa hidupku tak semudah mereka, dan kemudain aku kembali merenung begitu banyak keluhku tapi rahmat_Nya slllu nyata untuk ku, segala sesuatu yang awal nya sulit kemudian Allah berikan petunjuk dan jalan . dibalik setiap kejadian sllu ada hikamh yang harus sllu aku pelaajari dan renungi betaapa beruntungnya hidupmu. semua sudah memiliki takdir dan garis hidupnya masing- masing bahkan "daun yang jatuh kebumi tidak pernah membenci angin" (tereliye) . sampai saat ini ada keluarga sahabat teman mereka smua lebih dari cukup. ada pekerjaan ada sekolah smua kegiaatan itu pun sudah cukup menyita waktu.. Terimakasih ya Allah .. Nikmatmu Karuniamu Pertolongannmu nyata dan begitu indahh
Langganan:
Komentar (Atom)