Sekolah Dasar
aku bersekolah dislah satu SD yang ad adi dalam kampung dan lumayan cukupp jauh dari rumah, sebenranya ad SD yang lebih dekat namun kau harus menyebrang dan naik kendaraan , aku bertanya pada bapa kenapa aku tidak disekolahkan di sekolah sd yang itu yang lebih dekat dan lbh terkenal sama sepeti sepupuku yang lain, bapa cuma menawab "jangan disana banyak kendaran karna harus nyebrang" lalu aku hanya diam tanpa banyk komentar, ohya aku tidak masuk sekklah TK yang seperti biasa jenjang sekolah anak - anak , aku hanya mengikuti sekolah taman mengaji tapi aku diajarkan bagaimna membaaca , menulis dan mengaji , dan satu lagi nilai lebihnya itu krna sekolah TPQ lebih murah,
kembali ke Zaman ke sekolah daasar di sekolah sana tidak terlalu baik, awal masuk mama selalu ada mengantar ku sekolah , disana teman - teman ku awlny abaik sampai terbentuk akhir nya geng, prestasi sekolsah cukup baik setidaknya aku sellalu aada di 5 besar, itu semua berkat mama yang selau sabar membingbingku. bicara tentang geng , teman ku di SD membentuksuatu kelompok aku bukan bagian salh satu darinya, tapi emua teman teman sekelas takut dengannya hingga jika ia berkata jangan ada yang deket aatau temenin 1 oran itu maka sekelas pun tidak ada ynag mendekat , entah itu hnanya sebtas tegur sapa atua duduk sebangku. aku melwati msa itu, dan aku adlah salah stu ornag yang dijauhkan , merke datang hanya ketikas membutuhkan ku, membantu PR, menuliskan catatan pelajaran, Makanan , setelahnya aku pasti dijauhkan lagi olrh teman sekelas ku, mereka tidka akann menemani dsan meyapa ku jika aku tidak di temani oleh ketua geng tersebut, sendiri ,, yaa sendiri jajan makan belajr duduk,, sendiri, kadang aku suka berpikir apa salah ku hingga dijauhkan teman sekelas , mama yang paling sering dateng ke sekolah untuk menemui ketua geng tersbut untuk menadi teman ku, aku sering pulang kerumah mernagis dan mengadu padsa mama , kata - kata yang paling sering aku uapkan ," mama aku engga ditemenin..."setiap hari aku sekolah diantar maam jalan kaki terkadang diantar bapa dan juga bareng dengan om ku yang juga bersekolah disana , jika tidak ada om ku maka bapa dateng menjemputku, bapa tidak punaya kendaraan dia datnag dengan sepeda pinjman dari kaka nya, terkadang dia datang dengan berjalan kaki lalu menggendong ku smapai ke rumah , terlebih jika musim hujan tiba , jalanan arah ke sekolah banjir , bapa menganatar ku sekolah dan menggamblok ku, begitu setiap saat, terkadang aku rindu di gendong bapa haha tapi aku sadar aku bukan anak kecil dengan berat badan yang sekarang sudah berubah :D.