saya berumur 22 tahun... layaknya wanita biasanya saya memiliki banyak kegalauan tentang hidup, ini tentang perasaan ahahhaha... sedikit maku berbagi namun mungkin dengan menulis saya merasa lebih lega, bisa mencurahkan apa yang saya rasakan krna sekalpiun bercerita pada manusia mereka tak sedikitpun mengerti saya..
dalam 22 tahun saya sekalipun tidak pernah mengenal itu pacar, namun bukan berarti saya tidak pernah jatuh hati, ya saya pernah jatuh hati mungkin disebut cinta monyet kana saat itu say masih smp, tapi tak disagka perasaan itu ada saya tetap mengaguminya sammpai dibangku perkuliahan , sekarang saya masih mahsiswa semester 7 salah satu kampus swasta di daerah tangerang, haarusnya saya bisa lulus s1 tahun ini namun dikarnakan saaya menunda kuliah dan bekerja maka dariitu insyaalloh saya akan lulus pada tahun 2017.. back to topic tentang peraasaan dari sejak mengenal apa itu suka saya hanya seolah mununggu 1 orag yang tak pernah nyata, dia mengatakan pda saya untuk jangn menunnggu fsan carilah laik laaki lain madih banyask laki laki baik disana, sejak itusaya memutuskan berhneti menunggu tapi tak bisa berhwnti mengagumi, di kampus saya menemukan laki laki yang menurut saya cukup baik, tapi lagi lagi perssaan saya hanya bertepuk sebelah tangan, kenyataan dia tidak pernah menyukai saya adalah hal yang ckup menyakitkan, saya yang begitu tulus mengungkapkan tetapi berakhir diacuhkan kembali, apa saya kurang cantik? tidakfashionable tidak menarik sehingga berakhir hanya pada perassan sendiri. saya bukannya mengininkan seorang pacar sya mengganti konteks ini dengan membutuhkan sebuah penerimaan. dilingkungan sosial ssya, saya ingin menunjukan pda mereka bahwa ssaaya juga wanita normal yang butuh penerimaan.
malam ini saya bicara panjang dengan orang tua saya, bertanya mengapa tidak ada orang yang menyukai ku, apa aku terlalu seram hingga tak memilikid daya tarik, kami berdebat panjang tentang pacar dan jodoh. ohya saya lupa 1 part cerita . saya kerja setiap pagii dengan angkutan kereta , disan di satu hari tertentu saya bertemu dengan seorang masinis, saya rasa saya mengagumi nya.. tapi saya langsung sadar ia yang saya kagumi tak akn pernah mungkin termiliki, terbentang jarak, waktu dan umur.. why ? kenapa umur? karna dia lebih muda 2 tahun dari saya,hahha rasa tante nanti.
well kembali ke obrolan singkat saya dengan orang tua saya. saya mengatakan padanya kenpaa tidak ada yang menyukai saya, dia bertanya memang nya udah sipa mau nikah? bukan , bukan pernikahan yang saya harapkan saya hanya ingin tau kenapa kisah cinta saya selalu tragis, tidak ada yng mengingini saya dengan tulus, ? saya tegasskan saya tidak butuh sosok yang dinamakan hadir sebagai pacar saya hanya butuh teman ? kenapa karna ad hal hal dimana jatuh cinta bisa membuat seseorang lebih bersemangat menjalani hidup. dan menghadpai masalah masalah nya, seperti kerjaan kuliah, terkadang saya ingin mencurahkan dan mengatakan saya lelah, kenapa hari ini begitu sibuk kenapa orang lain mengomnetari saya begitu , kenapa orang lain menganggap sinnis saya, kenapa orang lain menyalahkan saya, dan ditanya apa impian saya bagaimna harimu? apa kamu lelah? apa yang membuat mu begitu terpuruk? kamu harus semangat , saya mengatakan ini bukan berarti orang tua dan sahabat saya tidak ada untuk saya, tapi kamu pasti akn mengerti prasaan ini ketika kamu seorang gadis remaja 20 tahun yang dalam pergaulan anak muda disebut jomblo. seesekali sya ingin melihat lakilaki yang saya sukai mengaatkan hal hal baik yang memebuat hari saya akan diselimuti kenangan . tapi saya coba memahmi bahwa ini terbaik untuk sya mungkin orng tua saya tidak ingin saya terjerat kepada hal yang tidak baik, tapi pah sekali saja biarkan daya tau rasanya dicintai yang sya cintai? malam itu juga saya mendengar harapan orangtua saya ingin memiliki menantu seorang militier, mah pah doa kalian begtitu bagus tapi saya takut menghadapi nya, saya tau jodoh sepenuhnya hak sang maaha cinta, hanya saja saya tidak ingin sebuah hubungan yang pasangan sya sudah bertitel bagus dengan background keluarga yang luar biasa, sya hanya takut mereka tidak menerima saya apa adanya. kita semua sama sama tau bahwa seorang yang bertitel perwira itu kebanyakan mereka dari keluarga berada, saya takut mereka tak menerima saya, saya mungkin bisa menerima hinaan tapi hal itu tidak bisa saya terima jika mereka menghina bapak dan mama, kenapa saya ingin mencari laki laki yang biasa dan menjadi luar biasa krna dirinya sendiri supaya dia juga memahami saya yang berjuang untuk mendapat pengakuan di lingkungan dengan keringat dan air mata. saya ingin hubungan sederhana yang tanpa terlihat kami menggantungkan satu sama lain, saya ingin laki laki yang jauh lebih menrima keluarga saya , saya ingin laki laki yang kluarga nya pun mencintai saya yang tidak pernah mempersoalkan apa latar belakng sya, telepas dia haurs taat terhdadp Tuhannya. mah pah saya mengamini semua harapanan kalian tapi jauh dari itu prioritas saya adalah kebhagiaan kalian membuat klian bahgia, perasan ini milik saya perassan kesendirian itu, dan saya tidak akna lagi menuntut menyalahkan kenapa tidak ada yang menyukai sya dan melihat saya sebagai perempuan. joodh entah itu akan datang kepda saya atau tidak saya tidak lagi banyak meminta, saya aklan lebih banyak meminta kesehatan dan kekuatan untuk bertah, dan perasasan yang tidak menyalahkan , semoga ssaya bisa membawa drajat kita lebih tinggi dilingkungan sosial agar mereka tak lagi meremehkan..
ruri,
25 oktober 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar