Minggu, 29 Oktober 2017

seseorang mengatakan padaku, jika cinta berarti tidak masalah jika tidak ada timbal balik, mencintai itu hak ri.
hak ku mencintaimu namun tak menjadi kewajiban mu bertanggung jawab pada ku, aku kemudian sadar mungkin cinta ku belum tulus ketika sedikit menyusup harapan dan kemarahan kamu harus memihak ku, mecintaiku kembali aku tau itu tak tepat, tak seharusnya aku berharap begitu.
diam diam ku rapalkan doa agar tuhan mendekatkan aku dengan mu mengubah hatiku jika kamu memang yang ditakdirkan untukku,
tapi Tuhan sampai sekarang aku masih ragu haruskah bertahan atau pergi, bertahan walau aku tau tak mungkin diingini bertahan dengan puluhan prasangka namun jika aku pergi aku belum seutuhnya mampu aku terus kembali terus berharap,.aku menanti yang mampu membantu ku lupa. mengatakan padaku bahwa aku lebih layak ditunggu menjanjikan membahagia bersama nanti, aku memasuki umur dimana sesekali aku merasa kemana aku harus membawa hidup. berkomitmen tak mampu dan menerima cinta yang lain tak semudah itu, aku terlalu idealis dan aku akui,
aku tak menuntut sempurna karna menjadi sempurna adalah dengan kamu bukan hanya aku saja. dan untuk itu aku idealis karna kamu yang nanti di pilih aku karna alloh adalah seseorang yang akan menua bersama mencipta mimpi bersama..
aku berpikir apa ini juga balsan untukku yang tidak bs membalas perasaan orang lain.
aku tidak mampu menerima prasaanya tapi tidak melarang orang lain utnuk mencintai, kau tau hidup adalah pilihan,

Dan aku sudah menentukan pilihanku untuk saat ini
yaitu menunggu. sampai Tuhan katakan ini saat nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar