Selasa, 23 April 2019

aku bukan pilihn

aku tau.. hingga saat ini aku bukannlah pilihan mu, kebaikan yang kau berikan hanya lah sebats bahwa kamu adlah orang yang sejatinya memang menjunjung kebaikan dalam hidupmu dalam lingkungan sosial mu,

aku hanya aku yang telh membuka harap, membuka hati yang ku tau bukan pada seharusnya, tapi aku ingin berhusnudzhon pada Tuhan, mungkin lewat kamu aku diharuskan kembali belajar melepas, belajar menghapus harap, Tuhan ingin aku menjadi pribadi yang lebih dewasa, karena setiap lukaa tk mungkin ada tanpa sebab, bertemu dengan mu aku tau memang sudah jalan yang harus ku lalui..

tapi tuhan, olehkah aku kecewa, ku telah melkukan yang terbaik tapi ternyata semu, bolehkah aku mengeluh meski hanya sebentra, karena aku tak bisa menutup kecewa ku, semua orang telah mengatakan nya pada ku, bahwa aku jangan kembali padanya, bahwa aku harus melepas nya, bahwwa aku harus temukan yang lainnya,...

Tapi,,
aku menutup mata.. menutup telinga ku dan terus saja berharap padahal itu bukan aku

aku mendengar dengar jelas darinya, tapi seolah ku membeku tetap pada posisi ku


Dan Teruntuk Kamu.....

Kamu yang pernah membuat hari ku indah, kamu yang telah bersedia menjadi teman ku bercerita, kamu yang sedianya telah ada..
Terimakasih mengajarkan aku, membuat aku bahagia...
Bersama kamu aku rasa aku berhenti mencari, aku cukupkan dengan kamu , meski kamu tak begitu.
Tak apa aku mengerti hati sejatinya tak bisa dipaksakan, jika kamu temukan orang lain berbahagia lah..


Aku disini akan melepas , bohong jika diaktakan dengan senyuman karena aku tak akan mampu.
aku melepasmu, karena aku tau Tuhan tak takdirkan kamu, aku menjadi kita..


aku tak akan mudah menjalani ini, ikhlas ini dan mencari yang lainnnn...
Tapi waktuu. ku tau akan membantu ku meski perlahan lambat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar