apa aku seputus asa itu, hahaha sepertinya sekarang dalam pikiran dan angan ku merasa ada dalam titik malas, malas untuk bertemu malas untuk merajut asa.
setidaknya kali ini aku tidak ingin menyesal lagi. ya aku salah berulang kali ia aku saalah
kamu bisa kah kembaliiiii
aku membutuhkan kamu bisakah kita beriring sejalan menatap asa yang saama
sekarang aku benar benar sadar hanya kamu si sabar dan paling baik yang pernah aku tau :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar