SISTEM INFORMASI DAN PENGENDALIAN INTERNAL
(SI – PI)
Sistem Informasi Akuntansi , Sistem Pengelolaan
Transaksi dan Sistem Perencanaan
Implementasi pada PT. Rayas Triputra Sejati
Dosen :
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA
Dibuat oleh :
Min Sururi Anfusina
(55517120053)
PT.
Rayas Triputra sejati adalah perusahaan yang bergerak dibidang jual beli barang
dengan spesifikasi spare part mesin pabrik, secra umum kegiatan operasional
perusahaan adalah membeli barang dari vendor sesuai dengan pesanan customer
kemudian barang setelah samapai dari luar negri kemudian di simpan digudang,
namun tidak sampai menggunakan waktu yang lama, karna karakteristik barang yang
dibutuhkan customer adalah barang unik yang dibutuhkan secepatanya agar tidak
menghambat proses produksi dari customer. setelah selesai proses terima dan
kirim barang lalu dibuatkan tagihan sesuai dengan perjanjian di Sales Order, demikian
lah gambaran secara garis besar kegiatan operasional perusahaan.
A.
Sistem
Informasi
Sistem adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan
kegiatan strategi dari suatu organisasasi, dan menyediakan pihak luar tertentu
dengan laporan - laporan yang diperlukan (Jogiyanto , 2005).
Hartono (1999)
mengklasifikasikan Komponen Sistem Informasi terdiri dari 5 Blok, dian
pada PT Rayas Tiputra sejati hal tersebut meliputi :
a.
Blok masukan input mewakili data
masuk ke dalam sistem informasi yang
meliputi metode metode dan media
-media untuk mengungkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen
dasar dalam hal ini di PT Rayas adalah berupa dokumen Purchase order, sales
order, Invoic, dan mutasi bank
b.
Blok model yang terdiri dari
kombinasi prosedur, logika dan model matematik
yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis
data dengan cara yang sudah ditentukan
untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. Pada blok model data brupa dokumen
transaksi yang sudah diinput akan menghasilkan layout baru berupa dokumen yang
didesain sesuai kebutuhan perusahaan misal tagihan yang diterima ketika diinput
kedalam program kemudaian akan terbetuk layout tanda terima yang di buat sesuai
dengan ketuhan perusahaan.
c.
Blok keluaran produk dari sistem
informasi adalah keluaran yang merupakan
informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai pada
PT rayas dokumen ini berupa laporan-laporan yang didesain sedemikian rupa untuk
memudahkan manajemen membaca laporan, seperti laporan penjualan, laporan
pembelian, laporan kas, dan laporan gudang.
d.
Blok teknologi digunakan untuk
menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan
dan mengirimkan keluaran dan membantu
pengendalian sistem secara keseluruhan. Pada PT rayas seluruh transaksi di
kelola dalam satu software akuntansi yang setiap bagian sudah di batasi hak dan
tanggung jawab aksesnya.
e.
Blok basis data merupakan kumpulan
dari data yang saling berhubungan satu dengan lainnya, tersimpan diperangkat
keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Pada PT
rayas seluruh database dibackup di Harddisk dan disimpan oleh Direktur.
B.
Sistem Informasi Akuntansi, sistem
informasi akuntansi merupakan bagian dari sistem informasi.berikut merupakan
definisi sistem informasi akuntansi
1.
Mulyadi (2001), Sistem informasi
akuntansi adalah organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasikan sedemikian rupa untuk
menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen untuk mengelola
perusahaan. Tujuan utama dari penyusunan sistem informasi akuntansi adalah
menyediakan informasi akuntansi kepada berbagai pihak pengguna baik pihak
intern maupun pihak ekstern
2.
sistem informasi akuntansi adalah
sekumpulan elemen-elemen, prosedur-prosedur, dan catatan-catatan yang digunakan
dalam memproses suatu data keuangan yang kemudian menghasilkan informasi berupa
laporan keuangan yang berguna bagi berbagai macam pihak yang berkepentingan,
selain itu sistem informasi akuntansi juga menghasilkan informasi non keuangan yang berguna bagi pengambilan
keputusan internal seperti laporan kinerja, laporan piutang pelanggan, laporan
perpindahan persediaan, dll. Pemakai laporan tersebut antara lain adalah pihak
internal (manajerial) dan juga pihak eskternal (kreditur, debitur, dll)
(Dwijanantri,2015).
Berdasarkan
bebrapa definsi mengenai sistem informasi akuntansi dapat disimpulkan bahwa
sistem informasi akuntansi adalah sekumpulan transaksi yang terintegrasi
dimulai dari informasi berupa bukti transaksi yang kemudian diolah dan
menghasilkan sebuah informasi berupa laporan keuangan yang diguanakan sebagai
bahasa komunikasi kepada para stakeholder dalam hal pengambilan keputusan.
Sistem
Informasi Akuntansi di PT rayas dapat dilihat dalam gambar berikut ini :

Berdasarkan kegiatan operasional
perusahaan, gambar diatas merupakan alur dalam proses harian perusahaan.
Terlihat bahwa kegiatan pokok perusahaan adalah menjual dan membeli barang.
C.
Tujuan Penyusunan Sistem Informasi
akuntansi
Menurut (Mulyandi 2001) adalah sebagai berikut :
1.
Untuk menyediakan informasi bagi
pengelola usaha baru. Kegiatan pengembangan sistem informasi akuntansi terjadi
jika perusahaan baru didirikan atau suatu perusahaan menciptakan usaha baru
yang berbeda dengan usaha yang dijalankan selama ini
2.
Untuk meningkatkan kualitas
informasi yang dihasilkan sistem yang sudah ada. Perkembangan usaha perusahaan
menurut sistem akuntansi untuk menghasilkan laporan dengan mutu informasi yang
lebih baik dan tepat penyajiannya, dengan struktur informasi yang sesuai dengan
tuntutan kebutuhan manajemen.
3.
Memperbaiki pengendalian dan
pengecekan intern.Akuntansi merupakan alat pertanggungjawaban kekayaan suatu
organisasi. Pengembangan sistem informasi akuntansi seringkali ditujukan untuk
memperbaiki perlindungan terhadap
kekayaan organisasi sehingga pertanggungjawaban terhadap pengguna kekayaan
organisasi dapat dilaksanakan dengan
baik. Pengembangan sistem informasi akuntansi bertujuan untuk memperbaiki pengecekan intern agar informasi yang
dihasilkan dapat dipercaya.
4.
Untuk menekan biaya klerikal dalam
penyelenggaraan catatan akuntansi.
Pengembangan sistem informasi akuntansi
sering digunakan untuk menghemat biaya informasi yang merupakan barang
ekonomi, sehingga untuk memperolehnya
diperlukan pengorbanan sumber ekonomi lainnya
D.
Komponen
Sistem Informasi Akuntansi
Menurut Romey
dan Steinbart (2003) sistem informasi akuntansi terdiri dari lima komponen,
sebagai berikut:
1.
Orang
yang mengoperasikan sistem dan melaksanakan berbagai macam fungsi
2.
Prosedur
manual dan otomatis, meliputi pengumpulan, pemrosesan, dan penyimpanan data
yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan
3.
Data
yan berkaitan dengan aktifitas perusahaan
4.
Software
yang digunakan untuk memroses data perusahaan
5.
Infrastruktur
teknologi informasi yang meliputi computer, alat komunikasi
E.
Fungsi
Penggunaan Sistem Informasi akuntansi
Menurut Romey
dan Steinbart (2006) fungsi sistem informasi akuntansi diantaranya adalah:
1.
Mengumpulkan dan menyimpan data
tentang aktivitas - aktivitas yang
dilaksanakan oleh organisasi, sumber daya yang dipengaruhi oleh aktivitas
tersebut, dan para pelaku yang terlibat dalam berbagai aktivitas tersebut, agar
pihak manajemen, para pegawai, dan pihak -pihak luar yang berkepentingan dapat
meninjau ulang (review) hal-hal yang terjadi
2.
Mengubah data menjadi informasi yang
berguna bagi pihak manajemen untuk membuat keputusan dalam aktivitas
perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.
3.
Menyediakan pengendalian yang
memadai untuk menjaga asset - aset organisasi, termasuk data organisasi, untuk
memastikan bahwa data tersebut tersedia saat dibutuhkan, akurat, dan andal.
F.
Sistem
Pengelolaan Transaksi

Gambar 1.1
Sistem
Pengelolaan transakasi
Gambar
diatas menjelaskan sebuah alur transaksi operasional perusahaan yang bergerak
di bidang perdagangan atau jual beli barang,
1.
Transaksi
Penjualan barang
Transaksi
pemrosesan penjualan barang ini dimulai dari penawaran harga barang kepada
customer, kemudian jika harga sudah disetuji pihak pembeli makan akan
dikirimkan sales order, yang akan diinput bagian penjualan dan diterusakan ke
bagian gudang untuk di siapkan barang. Setelah barang siap maka akan disiapkan
proses kirim barang, dan tagihan. Kemudaian customer akan melakukan pembayaran
tagihan sesuai termin.
2.
Transaksi
permintaan barang
Proses ini
dilakukan pihak gudang jika brang yang di pesan oleh customer tidak
tersedia di gudang, jumlah,dan jenis
barang yang diminta bagian gudang sebelum diteruskan ke bagian pembelian harus
mendapat persetujan manajer.
3.
Transaksi
Pembelian barang
Transaksi
pemrosesan pembelian barang dilakukan ketika terjadi permintaan barang oleh
bagian gudang, bagian purchasing akan mencari barang yang sesuai dan kemudian
memprooses purchase order kepada vendor, dengan harga yang sudah disetuji dan
diketahui manajer, kemudain accounting akan memproses pembayaran, pada proses
pembayaran ini dilakukan dengan dua metode sesuia perjanjian dengan tunai atau
tempo.
4.
Transaksi
Penerimaan dan pengeluaran uang
Pada proses
transaksi ini, accounting menjadi bagian yang memiliki hak penuh untuk
melakukan transaksi, jia terdapat pendapat darii customer maka accounting akan
menerima dan menagih jika ada customer yang melawati batas jatuh tempo.
Accounting juga akan memproses seluruh permintaan pembelian barang dari bagian
purchasing dan menjadwalkan pembyaran-pembayaran hutang. Transaksi-transaksi keuangan
yang tidak berhubungan langsung dengan penjualan dan pembelian merupkan
tanggung jawab accounting dan akan membukukan sesuai jenis transaksi keuangan.
kemudian dari seluruh data yang diawali dari penjualan dan pembelian accounting
akan menyajikan dalam bentuk laporan keuangan yang digunakan pihak internal dan
eksternal perushaan untuk pengambilan keputusan.
G.
Sistem
perencanaan Perusahaan
Sistem
perencanaam perusahaan atau yang biasa disebut ERP
(Enterprise Resource Planning Systems)
adalah paket software yang melibatkan
banyak modul software yang berkembang terutama dari sisitem tradisional
Manufacturing Resource Planning (MRP II).
Menurut (Setyawan 2005) Enterprise
Resource Planning (ERP) adalah sistem informasi terintegrasi yang dapat mengakomodasikan
kebutuhan – kebutuhan sistem informasi secara spesifik untuk departemen –
departemen yang berbeda pada suatu perusahaaN. ERP Terdiri dari bermacam –
macam modul yang disediakan untuk
berbagai kebutuhan dalam suatuperusahaan, dari modul untuk keuangan sampai
modul untuk proses distribusi. Penggunaan ERP menjadikan semua sistem di dalam
suatu perusahaan menjadi satu sistem yang terintegrasi dengan satu database,
sehingga beberapa departemen menjadi lebih mudah dalam berbagi data,dan lebih
mudah pula dalam melakukan komunikasi.
Tujuan dari ERP adalah untuk
mengintegrasikan proses-proses kunci organisasi seperti order entry,
manufacturing, pembelian dan utang dagang, penggajian, dan sumber daya manusia.
Dalam model system informasi tradisional tiap departemen atau fungsi mempunyai
system komputer sendiri yang didesain untuk mengoptimalkan kinerjanya tiap
departeman dan fungsi. ERP menggabungkan semua ini menjadi satu system yang
terintegrasi yang mengaskses satu database sehingga memungkinkan sharing informasi dan
meningkatkan komunikasi dalam perusahaan

Gambar 1.2
Konsep dasar ERP
PT
Rayas Triputra sejati merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan software
akuntansi “Accurate”. Keputusan menggunkan software tersebut karna sangat cocok
dengan jenis kegiatan perusahaan yang berkaitan dengan jual beli barang impor,yang
dimana dalam kegiatannya menggunakan dua mata uang, dollar dan rupiah. software akuntansi tersebut sangat memudahkan
perusahaan dalam menjalankan transaksi harian dan menyajikan laporan keuangan
real time, sebuah software juga membatasi serta mampu menciptakan pengendalian
internal karna setiap bagian sudah mendapat hak yang telah di batasi sesuai
dengan job dari pimpinan, sehingga meminmalisir pencurian data, penghapusan
data dan penyalahgunaan wewenang.
Setiap
alur transkasi yang dimulai dari awal akan saling berkaitan dengan bagian
lainnya, sehingga para karyawan harus lebih teliti dalam melakukan penginputan
data, karna apa yang diinput dari bagian yang paling awal data tersebut akan
digunakan bagian lainnya .
Daftar Pustaka
Ferdian, 2010.
Perencaanan Sistem Informasi Akuntansi (Studi kasus pada CV. Mitra Tanindo),
Skrispi Universitas sebelas Maret Surakarta. (Rabu 28 maret 2018 jam 22.00)
Hapzi Ali, Modul
4 Definisi Sistem Informasi, Tinjauan SIA, Sistem Pengelolaan Transaksi dan Sistem
perencanaan perusahaan, Universitas Mercu Buana (30 Maret 2018 jam 21:36)
Prakasita,
Dwijantari.2015 “ Perancangan Sistem Akuntansi Informasi Penjualan dan
Persediaan di Central Steak and Coffee Boyolali, Skripsi, Unversitas Negri
Yogyakarta (Rabu 28 maret 2018, jam
22:43)
Kabuhung,
Meyristika.2013. sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan pengeluaran Kas
untuk perencanaan dan Pengendalian keuangan pada organisasi Nirlaba kegamaan.
Jurnal EMBA Vol 1 no3 juni 2013 hal 339-348 ISSN 2303-1174 (rabu, 28 Maret
2018, jam 22:50)
Wibisono,
Setyawan.2005. Enterprise Resource Planning
(ERP)Solusi Sistem Informasi Terintegrasi . Jurnal Teknologi Informasi Dinamik Volume X No.3 September 2005 ISSN
0854-9524 (Kamis 29 maret 2018 jam 23:46)
Anonim1, http://staffnew.uny.ac.id/upload/132309995/pendidikan/BAB+6+SISTEM+PERENCANAAN+SUMBER+DAYA+PERUSAHAAN.pdf (29 Maret 2018 jam 23:29)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar