SISTEM INFORMASI DAN PENGENDALIAN INTERNAL
(SI – PI)
Siklus Pendapatan Penjualan dan penerimaan kas Sistem informasi
Implementasi pada PT. Rayas Triputra Sejati
Dosen :
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA
Dibuat oleh :
Min Sururi Anfusina
(55517120053)
A. Pengertian Siklus pendapatan
Siklus
Pendapatan adalah pertukaran langsung dari produk akhir dan jasa menjadi kas
dalam satu kali transaksi antara penjual dan pembeli. Jadi,
suatu rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait
yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan
menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut. (Heni 2014)
Siklus
pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi
terkait yang terus berlangsung dengan menyediakan barang dan jasa ke para
pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan tersebut. Tujuan
utama siklus pendapatan adalah menyediakan produk yang tepat di tempat dan
waktu yang tepat dengan harga yang sesuai, (Krismiaji 2002) dalam (Nur fakhrur
2012)
Romney dan
Steinbart (2012:702) dalam Grace et al (2016) menjelaskan bahwa siklus
pendapatan (Revenue Cycle) is the recurring set of business activitis and data
processing operations associated with providing goods and services to customers
and collecting cash in payment for those sales.
B. Tujuan
siklus pendapatan :
1.
Mencatat order penjualan dengan cepat & akurat.
- Memeriksa kelayakan kredit pelanggan.
- Mengirimkan produk atau jasa sesuai hari yang ditentukan.
- Melakukan penagihan dengan tepat waktu dan akurat.
- Mencatat dan mengklasifikasikan penerimaan kas dengan cepat dan akurat.
- Posting penjualan dan penerimaan kas pada buku pembantu piutang yang sesuai.
- Mengamankan produk sampai barang dikirim
- Mengamankan kas sampai didepositokan.
C. Fungsi yang
Terkait dengan Siklus Pendapatan
Adapun fungsi yang terkait dengan
akuntansi penerimaan kas menurut Arens et al (2011;525) dalam Gracia et
al (2016) yaitu :
1. Fungsi pemberian
kredit
2. Fungsi
pengiriman barang
3. Fungsi penagihan
pelanggan dan pencatatan penjualan
4. Fungsi
pemrosesan dan pencatatan penerimaan kas
5. Fungsi
pemrosesan dan pencatatan retur penjualan dan pengurangan harga
6. Fungsi
penghapusan piutang tak tertagih
7. Fungsi
pemrosesan pesanan pelanggan
8. Fungsi
pembebanan piutang tak tertagih
D.
Dokumen-dokumen yang digunakan dalam Siklus Pendapatan
Menurut Gracia
et al (2016) ada Dua macam dokumen yang digunakan dalam siklus pendapatan yaitu
Dokumen Sumber (Source Document), yang digunakan sebagai dasar pencatatan ke
dalam jurnal atau buku pembantu, dan Dokumen Pendukung (Supporting Document)
yang melampiri dokumen sumber sebagai bukti sah nya transaksi yang direkam
dalam dokumen sumber. Surat order pengiriman merupakan dokumen penting untuk
memproses penjualan kredit kepada pembeli, berbagai tembusan surat order
pengiriman terdiri dari dokumen sebagai berikut:
1.
Surat
order pengiriman
2.
Tembusan
kredit (credit copy)
3.
Surat
pengakuan (acknowledgement copy)
4.
Surat
muat (bill of lading)
5.
Slip
pembungkus (packing slip)
6.
Tembusan
gudang (werehouse copy)
7.
Arsip
pengawasan pengiriman (sales order follow-up copy)
8.
Arsip
indek silang (cross-index file copy)
Faktur penjualan
merupakan dokumen yang dipakai sebagai dasar untuk mencatat timbulnya piutang.
Dalam transaksi penjualan tunai, dokumen–dokumen yang digunakan adalah sebagai
berikut:
1.
Faktur
penjualan tunai
2.
Pita register kas
3.
Bukti
setor bank
Dokumen-dokumen
yang digunakan dalam transaksi retur penjualan adalah:
1.Memo
kredit
2.Laporan
penerimaan kas
E. Penerimaan Kas
Penerimaan Kas
adalah sebuah prosedur penerimaan kas masuk baik dalam bentuk uang tunai, cek
atau giro dan kliring untuk tagihan-tagihan yang dikirimkan kepada customer
yang diakibatkan dari penjualan kredit atau tunai . .
F.
Prosedur Penerimaan Kas
1. Prosedur Pencatatan nilai penjualan
2. Prosedur penerimaan kas dalam bentuk
cek/giro/kliring.
3. mengecek nominal penerimaan dengan
nilai outstanding tagihan
4. prosedur pecatatan jurnal penerimaan
kas
G. Siklus
Pendapatan PT. Rayas Triputra Sejati
Semakin berkembang pesat tekhnologi
informasi, menuntut perusahaan untuk melakukan pembaharuan dan perbaikan sistem
dalam menjalankan kegiatan operasional perusahaan, dari sistem sederhana dengan
bantuan software excel diubah dengan perbantuan sebuah software akuntansi accurate yang disesuaikan dengan
kebutuhan perusahaan, sehingga memudahkan perusahaan salah satunya dalam menjalankan
siklus pendapatan.
Menurut
Romney dan Steinbart (2012) dalam Soeryaatmadja
et al (2015) siklus pendapatan terdiri dari empat aktivitas utama yaitu:
1.
Sales order entry atau pemesanan produk dan jasa oleh konsumen
a. mengambil pesanan pelanggan
b. Persetujuan kredit
c. Memeriksa ketersediaan persediaan
d. Menjawab permintaan pelanggan
2.
Shipping
atau pengiriman produk
a. Ambil dan pak pesanan
b. Kirim pesanan
3.
Billing
atau penagihan
a. Penagihan
b. Pemeliharaan data piutang usaha
c. Pengecualian : Penyesuaian rekening dan penghapusn
4.
Cash Collections atau penerimaan uang
a.
Mengontrol Kas Masuk
b.
Mencatat penerimaan kas dalam Voucher penerimaan kas
H. Bagian
Terkait dalam Siklus Pendapatan
1. Sales
Bagian Penjualan adalah tombak dari perusahaan, karna melalui
bagian sales penjaringan customer menjadi tanggung jawabnya, bagaimana
mengenalkan produk, menawarkan harga yang bersaing, memberikan pelayanan prima kepada customer.
Bagian sales membuat sales quotation dan menerima sales order kemudian mencatat penerimaan detail pesanan barang
customer.
2. Gudang
Bagian gudang memiliki tanggung jawab untuk mengotorisasi
pengeluaran barang atas sales order yang telah diterima, jika barang pesanan
telah tersedia maka, dilanjutkan proses keluar barang dari gudang, dengan form
yang diketahui gudang dan admin
3. Admin
Bagian Admin memiliki tugas untuk menyiapkan seluruh
dokumen terkait pengeluaran barang dengan form pengeluaran barang yang telah
dikelarkan bagian gudang, kemudian admin membuat form delivery order, invoice dan fakur pajak yang akan
dikirimkan bersama dengan barang.
4. Keuangan/Akunting
Bagian keuangan memiliki peran untuk menandatangani dan
mencatat seluruh tagihan yang akan dikirmkan kepada customer dan berkewaiban
memantau pembayaran customer atas tagihan-tagihan yang outstanding, mengecek
mutasi kas masuk kemudian mencatatnya kedalam penerimaan Kas.
I. Dokumen yang berkaitan dengan
transaksi siklus pendapatan
adalah sebagai berikut:
a. Sales
Quotation
b. Sales order
c. Fom pengeluaran barang
d. Delivery order
e. Invoice
f. Faktur pajak
g. Voucher penerimaan Kas
Catatan yang digunakan dalam Siklus Pendapatan
1.
Jurnal
Penjualan
Pada jurnal
penjulan terdapat catatan atas penjualan barang, deksripsi barang dan harga per
item serta grand total tagihan
2.
Jurnal
Penerimaan Kas
Pada jurnal
penerimaan kas terdapat catatan atas jumlah kas diterima dari setiap transaksi pembayaran dari
customer
3.
Jurnal
Umum
Pada jurnal
umum terdapat catatan atas harga pokok penjulan dan retur penjualan jika ada
pengembalian barang yang tidak sesuai dengan yang diinginkan customer, atau
barang diketahui terdapat cacat
4.
Buku
Besar pembantu piuatang
Merupakan
catatan bantuan atas jumlah piutang masing-masing customer untuk membantu
pengendalian atas jumlah piutang yang beredar agar lebih mudah melihat customer
yang sudah memasuki masa jatuh tempo dan mengontrol jumlah outsatnding piutang
yang nantinya akan berguna dalam penilaian kelayakan sebuah customer untuk
menerima kredit atau tidak.
5.
Kartu
Stok Persediaan
Kartu stok
berisi catatan atas barang masuk, keluar dan saldo akhir, kartu stok membantu untuk mengontrol arus keluar
masuk barang dan memudahkan dalam melaksanakan stock
opname dan mengetahui inventory turn over serta memutuskan untuk menjaga
stok aman sebuah barang yang paling dibutuhkan customer agar selalu siap di
gudang.
J.
Prosedur Kerja dalam Proses Pendapatan
1. Prosedur Penjualan
Tunai :
Bagian
Penjualan (sales) :
a. Adanya surat
permintaan (order) dari calon pembeli,
b. Negosiasi harga
dengan mengirimkan quotation,
c.
Menerima pesanan pembelian (PO) dari customer,
d.
Konfirmasi ke bagian gudang untuk memeriksa persediaan barang dagang,
e.
Jika tersedia, maka mengajukan pengeluaran barang persediaan ke bagian gudang.
Jika tidak tersedia, konfirmasi ke bagian pembelian untuk order barang.
Bagian
Persediaan/ Gudang :
a.Menerima
pengajuan pengeluaran barang dari bagian penjualan,
b.
Periksa dan cek barang persediaan
c.
Jika tersedia, buatkan tanda terima barang keluar,
d.
Catat dalam kartu stok dan buku persediaan,
e.
Jika tidak tersedia, konfirmasi ke bagian pembelian barang untuk melakukan
order barang.
Bagian
Pengiriman :
a. Menyiapkan barang
untuk dikirim kepada pembeli,
b.
Periksa dan cek surat jalan, invoice/faktur, PO customer dengan barang yang akan
dikirim,
c.
Hitung dan periksa uang tunai yang dibayarkan oleh customer dengan teliti,
kemudian serahkan ke bagian kasir,
d.
Kirimkan barang yang dijual dengan cepat dan tepat kepada konsumen.
Bagian
Kasir/Accounting :
a.
Membuat surat jalan, invoice/faktur/faktur pajak sesuai PO customer,
b.
Hitung dan periksa uang tunai yang dibayarkan oleh customer,
c.
Catat dalam jurnal penerimaan kas,
d.
Arsip bukti transaksi dan catat dalam buku penjualan.
2.
Prosedur Penjualan Kredit :
Bagian Penjualan
(Sales) :
a. Adanya surat permintaan (order)
dari pembeli,
b. Negosiasi dan perjanjian kredit
dibuktikan dengan notulen
c. Aplikasi kredit dibuat oleh calon
pembeli,
d. Memeriksa aplikasi kredit, dan
meminta persetujuan direktur,
e. Jika disetujui, customer mengirimkan
surat pesanan pembelian (PO),
f. Konfirmasi ke bagian gudang untuk
memeriksa persediaan barang dagang,
g. Jika tersedia, maka
mengajukan pengeluaran barang persediaan ke bagian gudang. Jika tidak tersedia,
konfirmasi ke bagian pembelian untuk order barang.
Bagian
Persediaan :
a. Menerima pengajuan pengeluaran
barang dari bagian penjualan,
b. Periksa dan cek
barang persediaan,
c. Jika tersedia,
buatkan tanda terima barang keluar,
d. Catat dalam kartu
stok dan buku persediaan,
e.
Jika tidak tersedia, konfirmasi ke bagian pembelian barang untuk melakukan
order barang.
Bagian
Pengiriman :
a. Menyiapkan barang
untuk dikirim kepada pembeli,
b.
Periksa dan cek surat jalan, invoice/faktur, PO customer dengan barang yang
akan dikirim,
c.
Hitung dan periksa uang tunai yang dibayarkan oleh customer dengan teliti,
kemudian serahkan ke bagian kasir,
d.
Kirimkan barang yang dijual dengan cepat dan tepat kepada konsumen.
Bagian
Kasir/Accounting :
a.
Membuat surat jalan, invoice/faktur/faktur pajak sesuai PO customer,
b. Membuat dan
menyerahkan dokumen penagihan (surat jalan asli, faktur/faktur pajak, copy PO)
ke customer,
c. Menerima dan
mengarsip tanda terima dokumen penagihan.
d. Mencatat transaksi
dalam jurnal piutang dagang,
e. Arsip transaksi dan
catat dalam buku piutang dagang,
f. Konfirmasi ke
customer jika piutang sudah jatuh tempo,
g. Cek dan periksa
bukti transfer dengan buku rekening jika sudah ada konfirmasi pembayaran
piutang dari customer,
g. Konfirmasi ke
customer jika pembayaran sudah diterima dengan benar.
Sumber
:
Soeryaatmadja, Michelle
dan Paulina Permatasari.2015 “ Pengendalian Internal Siklus Pendapatan dan
Bisnis Situs Online Situs BB.Com, Jurnal Volume 19- Nomor 1 2015 Universitas
Katolik Parahyangan (diakses 18 Mei jam 14:00)
Heni Hendarti,
Modul, sis.binus.ac.id/2014/05/09/sistem-informasi-akuntansi-siklus-pendapatan/
(diakses 18 Mei jam 14:20)
Nur Fakhrur Razy “Analisa Pengendalian Internal Atas
siklus Pendapatan Jasa (studi kasus Pada Hotel Montana Griyadi Malang.2012
(diakses 17 Mei 2018 jam 21:30)
Gracia, M.D Manopo, Grace B.Nangoi, Victoria
Z.Tiyaroh.2016 “Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Atas Siklus
Pendapatan Pada PT.PLN (Persero Area
Manado) Jurnal Universitas Sam Ratulangi Manado, ISSN 2303 -1174 Vol.4 no1
Maret 2016 Hal 826-836.(diakses Tanggal 17 Mei 2018 jam 22:00)


