Senin, 02 Juli 2018

Pengembangan Sistem Informasi pada PT. Rayas Triputra Sejati


SISTEM INFORMASI DAN PENGENDALIAN INTERNAL
(SI – PI)


Pengembangan Sistem Informasi pada PT. Rayas Triputra Sejati













Dosen :
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA


Dibuat oleh :
Min Sururi Anfusina
(55517120053)


Abstract
PT. Rayas Triptutra Sejati yang merupakan sebuah perusahaan dengan skala mengengah yang bergerak di bidang perdagangan, beroperasi di daerah Tangerang selatan.dan berdiri sejak tahun 2012, kegiatan utamanya adalah menjual dan membeli barang, dalam aktifitas hariannya memerlukan peranan sistem informasi yang terintegritas.
Seiring perkembangan zaman, perusahaan perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan sistem informasi, dari yang dahulu seluruhnya berbasis manual dan sangat sederhana, untuk meningkatkan mutu perusahaan serta mempersiapkan diri dalam persaingan pasar, perbaikan sistem secara berangsur dilakukan. Di era digital ini dimana tren manusia beralih dengan ketergantungan pada internet perusahaan kemudian mengembangkan situs web untuk memudahkan pencarian informasi dan memudahkan transaksi serta mengembangkan sistem informasi akuntansi berbasis software dengan membeli lisensi produk accurate.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiamana pengembangan dan implementasi serta perbedaan sebelum dan sesudah beralih dari sistem manual ke sisrem berbasis komputerisasi dengan berbantuan sebuah software pada PT. Rayas Triputra Sejatu















A.    Pendahuluan
Pada era globaliasi, penerapan sebuah sistem dalam proses bisnis perusahaan sangatlah diperlukan, untuk memudahkan para pelaku bisnis dalam memperluas jaringan bisnisnya dan menyesuaikan diri dengan teknologi yang kian berkembang maju.sebuah penerapan sistem informasi pada perusahaan dapat  meningkatakan efektifitas dan efsiensi  dalam pelaksanaan berbagai atktiftas atau tugas harian perusahaan
Dalam membangun sebuah sistem informasi, komponen utama yang harus di pikirkan adalah sebuah perencanaan strategis perusahaan, dimulai dari visi dan misi perusahaan, langkah-langkah yang akan ditempuh dalam mencapai tujuan tersebut, selain itu sebuah pengembangan sistem informas dilihat dari berbagai faktor lain yang besar mempegaruhi keadaan perusahaan seperti perubahan pasar dan peluang yang ada.pengembangan sistem informasi tak lepas dari teknologi yang melekat padanya seperti : Hardware, Software, Jaringan, data, Sistem operasi dan Sistem manajemen data.
Sebuah sistem informasi merupakan sistem yang dirancang oleh manusia yang berisi himpunan terintegritas dari komponen –komponen manual dan komponen-komponen yang terintegrasi yang yang bertujuan untuk mengumpulkan data, menyimpan data,memproses data yang kemudian akan menghasilkan sebuah informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan.
Sistem yang baik akan membawa perusahaan pada perubahan yang lebih baik dan mampu bersaing dengan perusahaan lainnya di jenis segmen yang sejenis, penting bagi peusahaan terus berkembang,karna perkembangan akan mengarakan perusahaan pada keberlangsungan usaha. Sistem selalu berkaitan dengan kemajuan TI perusahaan yang berorientasi berkembang harus mampu mengetahui kekurangan dan berinovasi dengan usaha nya, IT menjadi sangat penting karna dunia tak pernah lepas dari pesatnya perkembangan nya, termasuk pengelolaan sistem seeperti yang dikatakan Perez-Arostegui, María N, Benitez-Amado, Jose & Tamayo-Torres, Javier (2012) dalam Kurniawan et al (2014) bahwa The existence of a flexible IT infrastructure, IT managerial knowledge and the integration of IT strategy with firm strategy will have a positive impact on firm's competitive position, which is evaluated through quality performance.
PT. Rayas Triptutra Sejati yang merupakan sebuah perusahaan dengan skala mengengah yang bergerak di bidang perdagangan, yang kegiatan utamanya adalah menjual dan membeli barang, dalam aktifitas hariannya memerlukan peranan sistem informasi yang terintegritas, dalam hal ini sisem informasi akuntansi dibutuhkan untuk memudahkan pekerjaan administrasi dalam hal ini  pembuatan dokumen sampai mampu menampilkan layout laporan keuangan yang sesuai dengan standar yang berlaku, selain itu sistem dikembangkan untuk meminimalisir kesalahan dan tindak kecurangan yang mungkin dahulu pernah terjadi di perusahaan,pengembaga SIA dianggap cukup mendesak harus dilaksanakan karna sudah sangat tidak efisien menjlaanakn perusahaan tanpa bantuan SIA yang lebih maju, untuk itu sebuah software akuntansi dikembangkan yaitu softaware accurate,
Software accurate adalah aplikasi yang dianggap relevan dan mudah dimengerti untuk ukuran Sumber daya perusahaan di PT. Rayas serta fitur didalamnya yang memang sudah cukup mewakili seluruh transaksi yang terjadi. selain perbaikan sistem pengembangan dalam hal pencatatan yang terintegritas, PT rayas pun mengembangkan sistem informasi perusahaan berbasis web, untuk memasarkan produk, mengkomunikasikan dan menegenalkan produk kepasaran dengan basis web yang dapat diakses tanpa batas, sehingga calon customer menjadi lebih dekat dan mengetahui lebih banyak informasi perusahaan, dengan harapan dapat mengetahui lebih banyak mengenai minat pasar, barang yang lebih banyak dibutuhkan calon customer dan para calon customer dengan segmen usahayang seperti apa yang lebih banyak membutuhkan supply barang-barang yang disediakan.
1.1 Perumusan masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, penulis merumuskan beberapa masalah tekait pengembangan sistem informasi diantaranya:
a. Bagaimana penerapan pengembangan sistem informasi di PT. Rayas Triputra Sejati
b. Bagaiamana Sebuah software akuntansi mempengaruhi kinerja perusahaan
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Untuk mengetahui pengembangan sistem informasi di PT. Rayas Triputra Sejati
b. Untuk mengetahui prosederual, cara kerja software akuntansi yang mampu mempengaruhi hasil kinerja perusahaan
1.4 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian yang diharapkan adalah penelitian ini dapat dijadikan salah satu sumber informasi mengenai sebuah sistem informasi yang belaku di sebuah perusahaan kecil menengah atau entitas tanpa akuntabilitas publik.

B.     Tinjauan Teori
1.      Sistem Informasi
Jogiyanto (2005 ;11) menyatakan bahwa sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Menurut Henry C Lucas dalam puspita (2011) menyatakan bahwa sistem informasi adalah suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang di organisasikan, bilamana dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian di dalam organisasi.
Sistem Informasi menurut Gordon B davis (2003) adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan data harian,penunjang kegiatan dalam penyimpanan data, dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Sistem informasi yang terintegritas dan handal dapat membantu kinerja operasional perusahaan dan pengendalian internal.
2.      Sistem informasi Akuntansi
Menurut Bodnar dan Hopwood (2006:3) dalam Alannita et al (2014), sistem informasi akuntansi merupakan kumpulan dari peralatan dan manusia (sumber daya) yang dibuat untuk mengubah data-data keuangan ke dalam bentuk yang bermanfaat bagi pengguna dan berguna bagi pemakainya.
Winarno (2006) dalam Putri et al (2013) menjelaskan bahwa sistem informasi akuntansi adalah komponen yang dirancang untuk mengelola data keuangan menjadi informasi atau laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak internal maupun eksternal perusahaan. Data dapat diolah menjadi informasi dengan cara manual ataupun berbantuan komputer. Bentuk dan format laporan untuk pihak ekstern lebih baku dibanding laporan untuk pihak intern. Laporan ekstren meliputi neraca, laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, catatan atas laporan keuangan dan berbagai laporan pendukung lainnya.
Menurut Daud 2014, sebuah Sistem informasi akuntansi yang disusun harus memenuhi beberapa prinsip diantaranya :
a.       cepat yaitu sistem informasi akuntansi harus menyediakan informasi yang diperlukan dengan cepat dan tepat waktu serta dapat memenuhi kebutuhan dan kualitas yang sesuai
b.       aman yaitu sistem informasi harus dapat membantu menjaga keamanan harta milik perusahan.
c.       murah yang berarti bahwa biaya untuk menyelenggarakan sistem informasi akuntansi tersebut harus dapat ditekan sehingga relatif tidak mahal.
Menurut Daud (2014) adapun Manfaat dari  sistem informasi akuntansi untuk organisasi diantaranya adalah :
a.       Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
b.      Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan.
c.       Meningkatkan efisiensi,
d.      Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan,
e.       Meningkatkan sharing knowledge,
f.       Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan.
Menurut Daud (2014) Tujuan sistem informasi akuntansi diantaranya adalah:
a.       Untuk mendukung operasi-operasi sehari-hari (to Support the –day-to-day operations),
b.       Mendukung pengambilan keputusan manajemen (to support decision making by internal decision makers),
c.       Untuk memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pertanggungjawaban (to fulfill obligations relating to stewardship).

Komponen Sistem Informasi Akuntansi
Menurut Krismiaji (2005) dalam Putri et al (2013) Komponen sistem informasi terdiri atas:
a).    Tujuan
Setiap sistem informasi dirancang untuk mencapai satu atau lebih tujuan yang memberikan arahan bagi sistem tersebut secara keseluruhan.
b).    Input
Data harus dikumpulkan dan dimasukan sebagai input kedalam sistem. sebagian besar input berupa data transaksi. namun, dalam perkembangannya sebuah sistem informasi akuntansi tidak hanya mengolah data dan menghasilkan informasi keuangan saja tetapi juga mengolah data dan menghasilkan informasi keuangan saja tetapi juga mengolah data dan menghasilkan informasi non keuangan. oleh karena itu sebagian input  adalah berupa data non keuangan.
c).    Output
Informasi yang dihasilkan oleh sebuah sistem. Output dari sebuah sistem informasi akuntansi biasanya berupa laporan keuangan dan laporan internal seperti daftar umur piutang, anggaran, dan proyeksi arus kas.
d).   Penyimpanan
Data sering disimpan untuk dipakai lagi dimasa yang akan datang
e).    Pemrosesan
Data harus diproses untuk menghasilkan informasi dengan menggunakan komponen pemroses.
f).     Intstruksi dan Prosedur
Sistem informasi tidak dapat memproses data untuk menghasilkan informasi tanpa instruksi dan prosedur rinci
Romney dan Steinbart (2004) menyatakan bahwa komponen-komponen dalam sistem informasi akuntansi antara lain:
a) Orang-orang yang mengoperasikan sistem dan melakukakan berbagai macam fungsi
b) Prosedur dan instruksi, baik manual dan otomatis, dilibatkan dalam pengumpulan, pemrosesan dan penyimpanan data tentang-tentang aktivitas organisasi.
c) Data mengenai organisasi dan proses bisnisnya
d) Software yang digunakan untuk proses data organisasi
e) infrastruktur teknologi informasi, termasuk komputer, perlatan pendukung, dan perralatan komunikasi jaringan yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan , memproses, dan mentransmisi data dan informasi.

Kriteria Sistem Informasi yang efektif
Menurut Krismiaji (2004) dalam Putri et al (2013) komponen sistem informasi akuntansi terdiri dari:
a) Relevan
Informasi relevan jika mengurangi ketidakpastian, memperbaiki kemampuan pengambilan keputusan untuk membuat prediksi, mengkonfirmasikan atau memperbaiki ekspektasi mereka sebelumnya.
b) Andal
Informasi itu andal jika bebas dari kesalahan atau penyimpangan dan secara akurat mewakili kejadian atau aktivitas  di organisasi.
e) Lengkap
Informasi itu lengkap jika tidak menghilangkan aspek-aspek penting dari kejadian yang merupakan dasar masalah atau aktivitas-aktivitas yang diukurnya.
f) Tepat waktu
            Informasi tepat waktu jika diberikan pada saat yang tepat dan memungkinkan pengambilan keputusan menggunakannya dalam membuat keputusan
g) Dapat dipahami
Informasi itu dapat dipahami jika disajikan dalam bentuk yang dapat dipakai dan jelas.
h) Dapat diverifikasi
Informasi itu dapat diverifikasi jika dua orang dengan pengetahuan yang baik, bekeja secara independen dan masing-masing akan menghasilkan informasi yang sama. 

C.    Metode penelitian
1.      Waktu dan Tempat Penelitain
Perusahaan yang diteliti adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang trading yang terletak di daerah  Pakulonan Tangerang selatan dengan lama waktu penelitian dimulai dari 1 Mei 2018 – 30 Juni 2018.
a.       Teknik Pengumpulan Data
Untuk memperoleh data yang diperlukan guna mendukung pelaksanaan penelitian  ini digunakan beberapa teknik pengumpulan data antara lain sebagai berikut,
1)      Observasi
Suatu teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan langsung terhada objek yang ada di lapangan.
2)      Dokumentasi
Penulis mengamati dokumen yang berhubungan dengan informasi informasi mengenai transaksi perusahaan
3)      Wawancara
Wawancara dilakukan di lokasi penelitian dengan pihak yang berhubungan dengan topik penelitian.


D.    Pembahasan
1.      Pengembangan sistem Informasi
Berdasarakan wawancara yang telah dilakukan di PT Rayas dengan narasumber seorang karyawan tetap dengan jabatan manager dan telah bekerja selama 4 tahun di PT tersebut menjelaskan bahwa dari awal PT tersebut berdiri, sistem yang dibangun sangat sederhana, di segala prosedur atau aktifitas perusahaan, yang digambarkan bermulai dari bagian marketing memasarkan barang, pemasaran hanya dilakukan melalui telepon, marketing menghubungi para calon cutomer hanya dengan  komunikasi penawaran barang by email dan telepon kemudian melakukan kujungan ke perusahaaan-perusahaan dengan membawakan contoh barang dengan katalog.
Tahap selanjutnya, jka barang disetujuui maka sales order akan diproses, namun sekarang dengan perkembangan zaman yang makin pesat penawaran dengan model seperti itu memperlambat baian marketing dalam mencapai target serta banyak waktu terbuang tidak efisien karna terlalu anyak kegiatan menelpon dan penjelasan mengenai barang yang dijual, sedangakan deskripsi melalui kata-kata tidak semua orang dapat membayangkana jenis barang yang ditawarkan, untuk itu sebuah website perusahaan dirancang, untuk memudahkan kinerja marekitng dan citra perusahaan yang lebih baik serta untuk meningkatakan target laba, impact atau efek dengan adanya web tersebut sudah sanagt terasa karna,calon customer cukup mengunjungi situs maka seluruh informai baik dari keadaan perusahaan,  informasi jenis dan spesifikasi barang yang dijual akan mudah diakses oleh para calon customer, prosedur pemesanan pun menjadi lebih mudah dengan adanya web tersebut, waktu sales menjadi lebih efisien karna memang perkembangan zaman sekarang para calon customr lebih mengandalakan akses internet dalam mencari barang yang dibutuhkan , untuk itu konsep efisien waktu didapatkan perusahaan dimana pembeli yang kemudian menghampiri, sistem komunikasi pun berljalan lebih baik, baik dari cutomer ke marketing untuk urusan eksternal, dan para karyawan dari sisi internal, seluruh aktifitas komunikasi karyawan dinaungi grup chat yang seluruh riwayatnya diketaui oleh direksi.
Web tersebut menghimpun detail perusahaan customer atau calon customer sehingga memudahkan dalam mengoleksi database informasi customer. yang nantinya dapat dianalisis bagian marketing untuk mengelompokan masing-masing dari customer yang kompeten apa saja kebutuhan barang yang paling banyak di cari. Sistem berbasis web sangat memudahkan baik dari sisi membangun komunikasi antar karyawan dan pihak ekstern yaitu calon customer, database yang dihimpun dalam web tersebut dapat diandalkan dan relevan bagi perusahaan.
2.      Sistem Informasi Akuntansi berbasis software akuntansi (Accurate)
Accurate boleh jadi dikatakan terobosan untuk kepentingan pembukuan dan penyajian laporan keuangan khusus nya bagi PT. Rayas dan umumnya bagi seluruh usaha kecil menengah ataupun bukan UMKM, dengan standar omzet dibawah 30Miliyar, accurate menjadi softaware akuntansi yang bagi penggunanya sangat mudah dan simple untuk dioperasikan, hal ini sesuai dengan pengalaman manajer PT. rayas yang setiap hari dalm hal kegiatan operasional perusahaan untuk mencatat mulai dari penjualan, pembelian hingga hasil akhir sebuah laporan keuangan.
Diawal perusahaan berdiri, sistem pencatatan di rancang sangat sederhana, hanya dengan berbatuan program excel sederhana yang dibuat sesuai kebutuhan, muali dari form surat jalan, invoice, purchase order, permintaan barang, penawaran barang di desain sendiri di program excel, yang sebenarnya di rasa kurang efisien karna berulang kali harus selalu mengetik ulang nama-nama seperti customer , nama barang dan vendor. Hal tersebut mengurangi efisiensi terhadap waktu pengerjaan pembuatan dokumen, serta untuk bagian accounting harus membuat dengan runtut mulai dari jurnal, posting ke dalam setiap buku besar, menyusun jurnal penyesuaian setiap bulan untuk bebrapa transaksi yang harus di cut setiap bulan, begitupun dengan bagian gudang harus mempostiang tiap kali barang keluar di kartu stok barang dengan manual, mengkalkulasi sisa persediaan, mencatat proses job costing untuk barang tertentu dan mencatat harga pokok barang , hal ini cukup merumitkan meskipun setiap harinya kegiatan tersebut berulang, namun kendala kesalahan dan bahkan indikasi kecurangan sanagt dimungkinkan besar terjadi karna tidak ada sistem yang menyatukan ,semua mencatat masing-masing dan terhenti pada bagian tertentunya, pihak direksi hanya menerima berupa laporan global setiap bulannya, tidak bisa memantau operasional tiap harinya.
Kecurangan yang disebutkan sebelumnya,sebenarnya pada PT tersebut benar terjadi, terjadi mark up harga dan penyelewengan barang pada bagian pembelian barang, karna control pihak manajemen yang di rasa kurang, terlalu percaya salah satu alasan namun yang benar kurang adalah pengendalian internal, karyawan dibebaskan dengan ketidaksatuannya sebuah sistem, sehingga celah memanfaatkan terbuka lebar.
Atas dasar berbagai kejadian keuangan sistem informasi akuntansi akhirnya dikembangkan di perusahaan, terbilang mahal atau murah tergantung manfaat yang dperoleh, bagi perusahaan umkm pengembangan software tersebut meskipun lmemiliki harga dan biaya pengembangan yang terbilang cukup mahal namun sesuai dengan manfaat besar yang didapat, pengembangan disini berarti mengajarkan seluruh karyawan tentang bagaimanan mudahnya mengoperasikan sistem dan memangkas banyak rule pekerrjaan namun harus disadari bahwa penginputan yang mudah diperlukan ketelitian tajam, karna apaila salah input maka akan berdampak sistemik bagi hasil laporan keuangan, secara detail pemangkasan pekerjaan yang dijelaskan menurut manaer keuagan adalah sebagai berikut:
1.      Bagian gudang, dahulu bagian gudang harus mencatat stok barang per kartu stok, menginput barang masuk keluar dari pembelian dan penjualan berdasar kwitansi,nota dan surat jalan. Kemudian mencatat tiap harga barang, untuk proses job costing arang, job costing adalah proses yang dilakukan karna adanya pemecahan 2 atau lebih barang menjadi satu nama barang baru, ini memerlukan kartu stok baru serta pencatatan harga pokok, namun sejak menggunakan accurate job bagian gudang hanya perlu membuat permintaan barang, dan menerima barang dengan menraik data berdasar Purchase order bagian pembelian yang disesuaikan dengan invoice, surat jalan yang diterima.
tidak perlu lagi mencatat barang di kartu stok proses job hanya perlu menjurnal dalam proses job (tidak ada lagi kartu stok dengan ratusan barang di program excel secara manual.
2.      Bagian accounting, bagian accounting dahulu harus mencatat tiap transaksi dalam jurnal, memposting dalaam buku besar dan menyajikan neraca saldo setiap bulannya, namu setelah menggunakan accurate cukup menginput dalam akun kas keluar dan masuk, setiap transaksi penerimaan atau pengeluaran kas, melewatkan proses posting buku besar karna laporan keuangan sudah dapat dilihat tiap bulan atau akhir tahun, banyak laporan tambahan yang dapat design seperti laporan marjin penjualan barang untuk memudahkan proses menentukan komisi untuk bagian marketing.
3.      Bagian Admin, dahulu bagian admin membuat laporan penjualan dan pembelian di excel secara manual , namun dengan accurate cukup membuat proses pembuatan pengiriman barang, invoice maka laporan tersebut dapat langsung tersaji.
4.      Bagian pembelian, dalam pembuatan pemesanan barang tiap kali beda vendor maka dengan manual bagian pembelian harus menghapus dan mengetik ulanag nama dan alamat, namun dengan mengunakana accurate database yang sudah diinut lebih awal memudahkan proses pembuatan form, cukup mencari nama vendor maka data sudah tersedia dengan lengkap.
5.      Bagian marketing, dahulu sebelum menggunakan sistem accurate, penginputan sales order tidak dapat dijadikan data bagian admin untuk melakukan proses pengiriman barang, karna sales order di catat dalam sistem excel pada computer sales, namun sekarang data sales order yang diinput ke dalam program accurate meupakan dasar untuk pembuatan dokumen pegiriman barang dan tagihan kepada customer.
Berikut tabel alur kerja sebelum dan seudah menggunakan sistem accurate
Divisi
Alur kerja sebelum penggunaan Accurate
Alur kerja setelah menggunakan sistem Accurate
Gudang
- membuat kartu stok (mencatat barang masuk dan keluar serta membuat saldo akhir) , membuat permintaan barang, (semua form dibuat dalam format excel manual dan data terhenti dibagian gudang, tidak ada bagian lain yang dapat menggunakan data yang telah dibuat bagian gudang)
- membuat permintaan barang,
- menerima barang berdasar data purchase order yang diinput bagian pembelian.
- melaporkan data barang dan ekeluar dengan hasil laporan accurate
Admin
Membuat pengiriman barang dengan desain manual excel berdasar print out sales order yang diterima by email, membuat tagihan, membuat jurnal dan  laporan penjualan (semua diketik ulang dilakukan secara manual melalui program excel)
- membuat surat jalan berdasar hasil inputan sales order, membuat tagihan berdasar data pengiriman, melaporkan penjualan denga menggunakan layout laporan yang di rancang di program accurate
Pembelian
Membuat purchase order dengan manual, mengetik nama vendor, nama barang dan membuat jurnal dan laporan pembelian dalam desain excel yang dibuat dengan sederhana
- membuat purchase order berdasar permintaan barang yang dibuat oleh bagian gudang, membuat invoice tagihan dalam program, menectak laporan pembelian mealui program accurate
Marketing
Membuat penawaran harga, sales order dan laporan penjualan barang secara manual di excel
Menginput penawaran harga dan sales order, melaporkan target pejualan berdasar layout laporan accurate
Accounting

Membuat jurnal penerimaan ,pengeluaran kas , posting buku besar, membuat neraca saldo, ,membuat laporan keuangan
Menginput transaksi kas masuk dan keluar dan mengeluarkan dalam bentuk voucher, menyajikan laporan keuangan berdasar layout yang telah disesuaikan dari program accurate


E.     Kesimpulan
           1.  Pengembangan pada penggunaan sistem web perusahaan memudahkan PT . Rayas Triputra sejati dalam membangun komunikasi dengan calon customer dan merupakan salah satu sarana atau media iklan atau promosi perusahaan untuk mengenalkan keberadaan perusahaan kepada masyarakat luas, memudahkan calon customer untuk mengetahui lebih dalam perihal profile dan keadaan perusahaan.
           2.  Bahwa seluruh kegiatan pencatatan dalam operasioal menggunakan accurate lebih terintegrasi, karna saling berkaitan dan inputan bagian lain dapat digunakan bagian lainnya saling keterkaitakan dan memudahkan serta terjadi efisiensi waktu pengerjaaan karna laporan pun dapat segera dikeluarkan tanpa membuat ulang,  dibanding dengan manual dimana data dibuat bagian tertentu hanya bisa diakses bagian tersebut (berjalan sendiri-sendiri) dan mengulang pembuatan laporan dengan mengettik seluruh data dari kegitan awal kedalam format laporan yang dibutuhkann.

F.      Rekomendasi
1.      Mengembangkan kembali sistem informasi akuntansi,  yang sudah ada yaitu software accurate dan memberikan pelatihan yang intens terhadap seluruh karyawan agar dapat lebih memahami cara penggunanan sistem untuk meminimalisir kesalahan input yang nantinya akan berdampak pada hasil laporan yang disajaikan, yaitu kurang akurat dan salah saji yang mungkin akan materil, maka dari itu pengertian akan penting nya ketelitian dalam penginputan perlu ditekakankan
2.      Mengembangkan kembali media promosi untuk meningkatakn penjualan dan keakuratan data berupa informasi citra perusahaan di masyarakat dan keeandalan data customer untuk analisis penjualan.




Daftar Pustaka

Kurniawan. Yohannes, Devyano Luhukay, Titan Halim. 2014, “Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi untuk proses Produksi pada PT. XYZ , Jurnal Universitas Binus,Vol 5 no1 Juni 2014: 224-235. 2014

Alannita. ni Putu, dan I Gusti Ngurah Agung Suaryana. 2014, “ Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi, Partisipasi Manajemen, dan Kemampuan Teknik Pemakai Sistem Informasi Akuntansi Pada Kinerja Individu,E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 6.1 (2014) : 33-45 ISSN 2302-8556

Nena Berta Virdi Putri dan Dian Widyawati. 2013 “ Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pendapatan Pada PT. Kerteta Api Surabaya, Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi Vol.2 No.9 (2013) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya

1 komentar:

  1. Kepada Yth : Pimpinan Perusahaan dan Team Management
    Attn : Import Dept / Purchasing, Distributor dan Supplier
    Perihal : Penawaran Kerjasama Pengurusan Barang Import dan Pengiriman Domestik

    Dengan Hormat,
    Bersama ini kami dari PT. SUDA MANDIRI INDONESIA, yang bergerak di bidang Jasa International Freight Forwarder, kami ingin memperkenalkan perusahaan kami yang bergerak dibidang jasa pengurusan barang Import.

    Dengan ini kami dari PT. SUDA MANDIRI INDONESIA, berminat untuk menjadi mitra di perusahaan Bapak/Ibu, dalam bidang Jasa Import sebagai berikut :

    I. Jasa Layanan International :
    Sewa Undername ( Air & Sea )
    Jasa Customs Clearance ( Air & Sea )
    Door To Door ( Air & Sea )
    Ex - Works
    Borongan All-In
    SPI Besi Baja
    Kuota Barang Bekas
    II. Wilayah Kerja Import :
    Air Port Bandara Soekarno Hatta ( Cengkareng )
    Port Tanjung Priok ( Jakarta )
    Port Tanjung Perak ( Surabaya )
    Port Tanjung Emas ( Semarang )
    Port Panjang ( Lampung )
    Port Boom Baru ( Palembang )
    Port Belawan ( Medan )
    III. Jasa Layanan Domestik Seluruh Indonesia :
    Pengiriman Udara
    Pengiriman Darat ( Trucking, Fuso, Trailer dan Lain - Lain )
    Pengiriman Laut Menggunakan Kapal Kargo

    Demikianlah penawaran ini kami ajukan, Besar harapan kami semoga penawaran ini dapat terwujud dalam bentuk kerjasama, sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak, Atas perhatian dan kerjasama nya kami ucapkan terima kasih.



    Best Regards,


    M. FAZLI
    Marketing Import
    PT. SUDA MANDIRI INDONESIA

    Head Office :

    Graha Emre Lt. IV Ruang 202A

    Jl. Raya Pondok Gede No.37, Pinang Ranti Jakarta Timur 13560 Indonesia

    Telp : (+62 21) – 800 1161 / (+62 21) – 2280 6169

    Mobile : 0852 1327 7379 / 0812 8894 6665

    WA : 0812 8894 6665

    E-mail : fazliirawan94@gmail.com / fazli.import94@gmail.com / jasaimport@yahoo.com

    Website : jasapengurusanbarangimpor.blogspot.com / ptsudamandiriindonesia.page.tl / jasaimportdoortodoorbarangalkes.blogspot.com



    V I S I :
    Being a proactive company that always look forward to developing new ways (innovation) endlessly to streamline supply chain management (supply chain) of our customers, so we minimize costs.

    M I S I :
    We are dedicated to providing innovative supply chain management and convincing with professionalism and integrity in all our operations, and is committed to providing the best service to our clients.

    BalasHapus